Riyan Permana Putra Proses Hukum Terduga Pelaku Penghinaan melalui Grup WhatshApp di Polres Payakumbuh

 

Payakumbuh – Dr (cand). Riyan Permana Putra, SH, MH, bersama Gusti Prima Maulana, SH melaporkan atau memproses dugaan penghinaan melalui Grup WhatshApp di Polres Payakumbuh atas permintaan atau kuasa dari Pelapor N dan Terlapor Y pada Jumat, (19/4/2024).

 

Riyan Permana Putra dalam pernyataannya kepada media, mengungkapkan bahwa Pelapor N telah melaporkan Y terkait percakapan dalam grup WhatsApp.

 

Riyan Permana Putra menyatakan, “Selanjutnya, kami dari Pelapor akan terus berkomunikasi dengan Polresta dan mengikuti tahapan proses hukum. Kami juga akan bekerja sama terus dengan kepolisian dan berharap akan menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) setelah proses berjalan,” kata Riyan Permana Putra, Jumat, (19/4/2024) di Polres Payakumbuh.

 

Riyan Permana Putra berharap sebagai pengguna aplikasi chatting salah satunya Grup Whatshap, kita seharusnya bijaksana dalam menyebarkan atau menginformasikan sesuatu ke pihak lain, baik secara personal ataupun dalam Grup WhatshApp.

 

Riyan Permana Putra menyatakan tidak cuma di Malaysia, Admin atau anggota grup WhatsApp juga bisa dimejahijaukan di Indonesia.

 

Riyan Permana Putra juga menyatakan pengguna messenger ataupun social media seperti Grup Whatshap diduga bisa dikurung jika terbukti melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

 

Menurut Riyan Permana, bahwa yang bisa dipenjara tak terbatas pada messenger WhatsApp saja.

 

Admin atau anggota grup media sosial atau aplikasi pesan instan lain juga bisa diperlakukan sama.

 

Ia menambahkan, jika dalam grup WhatsApp atau media sosial dan platform pesan instan lainnya, ada anggota yang merasa nama baiknya dicemarkan lalu melaporkan pada penegak hukum, maka laporannya bisa diproses.

 

“Ini kemudian diproses secara hukum dan jika dinyatakan bersalah maka bisa berakhir dengan putusan hukuman badan (penjara),” katanya.

 

Soal pencemaran nama baik dimuat dalam UU ITE pasal 27 Ayat 3.

 

Selain itu, peraturan tersebut juga memuat larangan terhadap sejumlah perbuatan lain, yakni soal penyebaran dokumen yang melanggar kesusilaan, perjudian, pemerasan, dan lainnya.(Fendy Jambak)

 

Riyan Permana Putra Proses Hukum Terduga Pelaku Penghinaan melalui Grup WhatshApp di Polres Payakumbuh

 

#EraBaruPasaman #HarimauPasaman #sumbar #minang #padang #padangpanjang #agam #batusangkar #painan #payakumbuh #dharmasraya #mentawai #padang #solok #solokselatan #pariaman #pasaman #lubukbasung #agam #limapuluhkota #pekanbaru #sawahlunto #pengacarabukittinggi #pkpaonline #upaonline #sumpahadvokat2023 #riyanpermanaputra #lbhbukittinggi #bukittinggi #konsultasigratis pengacara : advokat cerai pidana perdata tanah perumahan hutang piutang pemilu pilkada pelayanan publik waris pilkada umroh hutang piutang perbankan narkoba korupsi pengadilan agama

 

Selengkapnya di pengacarabukittinggi.blogspot.com & pengacarabukittinggi.com atau hubungi Whatshapp: https://wa.me/6281285341919

 

baritonagarinews.com, nuansanews.com, sumbarekspres.com, mediaindonesiaindependen.com, lensasumbar.com, wajahsumbar.online, rohanakudusnews.com

babegametroonline, dan

minangkabauku.online

triagranews.com

suluahnagari.com

 

Twitter dan instagram : minangkabauku

 

[Media Bukittinggi Agam – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) – Forum Pers Independen Indonesia (FPII) – Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) – Pemerhati Jurnalis Siber (PJS)]

Bagikan:
Hubungi Pengacara