Riyan Permana Putra sebut LBH Bukittinggi Terima Laporan Pembagi Jalur Jalan yang Sulitkan Akses Penghuni Hotel di Jalan Sudirman

Bukittinggi – Pada Jumat, (12/5/2023) lalu Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bukittinggi, Dr (cand). Riyan Permana Putra menyatakan kepada media ini bahwa ia menerima laporan masyarakat yang mengeluhkan adanya pembagi jalur jalan yang diduga sulitkan akses penghuni menuju hotel.

Pelapor berharap agar pembatas jalan tersebut tidak menghalangi akses menuju hotel. Karna itu akan berdampak kepada jumlah okupansi hotel.

Selain itu pelapor juga melaporkan bahwa keadaan dari pembatas jalur jalan tersebut tidak layak hanya menggunakan tali rafia.

Riyan pun mengungkapkan kepada media ini bahwa dalam kajian yuridis LBH Bukittinggi dengan merujuk kepada Pasal 11 Permenhub Nomor 34 Tahun 2014 diatur mengenai pembagai jalur atau jalur merupakan pembatas berfungsi mengatur lalu lintas dengan jangka waktu sementara dan membantu melindungi pengendara, pejalan kaki, dan pekerja dari daerah yang berpotensi tinggi menimbulkan kecelakaan.

Jadi, berdasarkan Pasal 11 Permenhub Nomor 34 Tahun 2014 pembagi jalur atau lanjur sifatnya adalah sementara. Jika ini dipermanenkan sangat menyalahi kententuan Pasal 11 Permenhub Nomor 34 Tahun 2014.

Lalu Riyan menambahkan untuk pembatas jalur jalan yang terbuat dari tali rafia ini sungguh menyalahi standar Pasal 11 ayat 2 Permenhub Nomor 34 Tahun 2014 yang mengharuskan berbahan plastik atau water barrier dan bisa juga menggunakan bahan beton (concrete barrier).

Riyan melanjutkan LBH Bukittinggi menganjurkan kepada pengguna jalan, untuk menggunakan saluran yang telah disediakan negara, untuk menampung dan menindaklanjuti keluhannya terhadap pelayanan publik jalan, seperti Ombudsman (sebagai lembaga pengawas pelayanan publik). Hal ini dilakukan agar bentuk kekecewaan terhadap pelayanan infrastruktur (jalan) tersebut, disampaikan secara tepat sasaran, dan dapat ditindaklanjuti secara transparan dan sesuai pada kewenangannya.(*)

Bagikan:
Hubungi Pengacara